Seorang gadis muda
berumur 22 tahun merebut mahkota Puteri Indonesia 2005. Nadine
saat ini merupakan pemenang termuda dari kontes ini yang telah
diadakan sejak tahun 1992. Gadis kelahiran Hannouver, Jerman ini
terlahir dari keluarga Chandrawinata, dan merupakan anak pertama
dari 3 bersaudara. Walaupun memiliki darah Jerman dari sang Ibu,
Elfriede, Nadine mengakui ia senang menjadi orang Indonesia.
Pada malam
penobatannya, ia menjawab pertanyaan mengenai falsafah kuno
tentang arti seorang sahabat. "Bayangan hanya ada disaat ada
cahaya, tetapi saat cahaya itu menghilang begitupun dengan
bayangan tersebut. Itu bukanlah cerminan seorang sahabat." Jawaban
itu sontak mengagetkan jajaran para dewan juri yang kagum bahwa
masih ada remaja seperti Nadine yang mengerti falsafah kuno
seperti itu.
Gadis pengoleksi
pernak-pernik bintang ini akan memulai debutnya sebagai bintang
film pada tahun 2006. Film pertama yang ia perankan adalah "Realita,
Cinta dan Rock n Roll". Sebenarnya film ini dibuat sebelum ia
terpilih sebagai Puteri Indonesia 2005. Selain menjadi model dan
bintang film, tentunya Nadine akan meneruskan tugas pemenang
sebelumnya, Artika Sari Devi, di bidang sosial, kampanye akan
bahaya NARKOBA, serta membantu kesejahteraan anak-anak dan
perempuan.
Berjuanglah terus
Nadine Chandrawinata dan berkilaulah seperti bintang.