Wait for our new Blog!

Join the Global Chat!

GLORY'S DIARY DURING MISS TOURISM QUEEN INTERNATIONAL 2007

18 July 2007

Hari ini adalah malam pertunjukan, dimana beberapa dari kami diseleksi untuk menampilkan talent dan sebagian lagi menampilkan bikini, malam ini saya menampilakan tarian dari Indonesia (Rampai Indonesia) yang merupakan campuran dari beberapa tarian tradisional Indonesia seperti Melayu, Bali, Betawi, dan Papua yang diberi sedikit sentuhan modern dance. Saya merasa senang dan lega karena tarian tersebut dapat saya bawakan dengan baik dan juga mendapatkan respon yang baik pula dari penonton (malam itu dari semua penampilan talent, tarian yang saya bawakan mendapatkan tepukan yang paling meriah. Saya merasa bangga karena ternyata budaya Indonesia mendapatkan perhatian yang besar).

 

19 July 2007

Hari ini kami berangkat ke Provinsi berikutnya yaitu Provinsi Henan, perjalanan udara yang kami tempuh lumayan jauh, ditambah lagi perjalan darat (naik bus) untuk menuju ke lokasi rehearsal (untuk opening ceremony keesokan paginya). Kegiatan ini memakan waktu seharian, sehingga kami baru tiba di lokasi rehearsal pada pukul 23.30 (dari bandara langsung menuju ke lokasi, terbayangkan lelahnya?), padahal kami berangkat pagi-pagi sekali dari ChongQing. Ternyata cuaca di Henan amat dingin karena sudah beberapa hari ini hujan terus turun, malam itu pun masih gerimis namun kami harus tetap melakukan rehearsal. Kami baru tiba di hotel sekitar pukul 02.00, waktu istirahat yang amat singkat ,karena keesokan paginya (04.30) kami sudah harus berangkat lagi ke lokasi Opening Ceremony, untuk melaksanakan pembukaan pada pukul 09.00 (kami harus berangkat awal karena lokasinya lumayan jauh dari hotel tempat kami bermalam). Beberapa kontestan memilih untuk tidak tidur malam itu, karena mereka takut tertidur lama dan terlambat bangun keesokan paginya, ada juga yang beranggapan bahwa waktu tidur yang singkat akan membuat mata mereka merah ketika dipaksa untuk bangun keesokan paginya, namun saya tetap memilih untuk tidur di waktu yang amat singkat itu, karena bagaimanapun menurut saya tidur walaupun hanya sebentar akan lebih baik daripada tidak tidur sama sekali.

 

20 July 2007

Hari ini terasa amat berat, banyak kontestan yang jatuh sakit dan terpaksa tidak bisa mengikuti kegiatan sepanjang hari ini dan harus beristirahat di hotel, karena selain kurangnya waktu tidur udara pagi ini juga amat dingin, dan pagi ini kami harus mengenakan outfit biru (yang berbahan tipis). Kami tidak diperbolehkan menggunakan jaket karena acara opening ceremony tersebut akan disiarkan secara langsung oleh beberapa media televisi. Pagi itupun hujan gerimis masih melanda lokasi sehingga kami mengira tidak akan banyak masyarakat yang akan hadir (lokasi opening ceremony adalah lapangan terbuka dimana di belakang kami ada 2 patung pahatan yang terletak diatas gunung). Namun sangat diluar dugaan dimana masyarakat yang datang amat banyak kira-kira 5000 orang dan mereka berada di lokasi sampai acara selesai, padahal hujan gerimis masih turun bahkan ada beberapa diantara mereka yang membawa anak kecil... Setelah opening ceremony, agenda berikutnya adalah mengunjungi sebuah pabrik pembuatan angco (korma China) dan Lake Dragon (danau wisata, disana kami menaiki perahu-perahu kecil).

 

Setelah makan siang, kami berangkat ke lokasi tempat pemilihan Miss Best in Evening Wear, lokasinya lagi-lagi di lapangan terbuka, amat berisiko melaksanakan event di lapangan terbuka karena sudah tiga hari ini hujan terus turun, bahkan saat kami melakukan rehearsal dipanggung, kami melakukannya sambil mengenakan jas hujan dan payung. Panggung pun amat licin dan becek karena hujan yang tidak kunjung berhenti, ada beberapa kontestan yang terpeleset di atas panggung ketika latihan (tidak mudah harus berjalan di panggung yang licin dengan menggunakan high heels, dasar panggung pun bukan karpet tetapi seperti terpal putih yang tidak menyerap air). Malam pemilihan Miss Best in Evening Wear pun dimulai, hujan memang sudah reda, namun panggung masih becek (hal ini sangat mengganggu kami, karena kami harus amat berhati-hati berjalan dipanggung yang amat luas tersebut, panjang kedepan sekitar 35m).

 

Malam ini pun pengunjung yang datang luar biasa! (mereka bahkan rela tidak mendapatkan kursi dan harus berdiri sepanjang acara berlangsung). Pemenang kategori ini adalah Uma Blasini (Miss Puerto Rico).

 

21 July 2007

Hari ini kami berkunjung ke Gongyi dan ke Shaolin Temple, kami dipandu oleh beberapa pemandu wisata. Yang memandu group saya bernama Jacky Chan (namanya sama seperti bintang kungfu terkenal Jacky Chan ^^), Jacky menjelaskan tentang sekolah-sekolah kungfu yang ada di propinsi tersebut, dia juga memandu kami untuk mengelilingi lokasi sekolah yang amat luas itu. Di Shaolin Temple kami melihat beberapa pertunjukan dari murid-murid yang belajar di sana (ada 40.000 siswa yang belajar di seluruh sekolah kungfu di propinsi tersebut). Murid yang belajar di Shaolin tidak hanya laki-laki namun juga ada perempuan dan usia mereka mulai dari 6 tahun hingga 20 tahun. Atraksi yang mereka lakukan pun amat menarik, misalnya seorang anak kecil yang bisa melakukan push up dengan 4 jari, seorang lagi bisa melempar jarum menembus kaca, ada yang memperagakan ilmu kekebalan tubuh, dan gerakan kungfu yang diambil dari prilaku binatang (seperti: gerakan monyet sakti, elang, ular phyton, dll).

 

Malam harinya kami menyaksikan pertunjukan yang amat luar biasa di sebuat teater terbuka di atas gunung (Teater Shaolin Zen Grand Ceremony), pertunjukan yang ditampilkan dengan permainan lampu dan musik tersebut amat memukau kami semua (kamipun sepakat bahwa teater tersebut merupakan tempat yang paling menakjubkan sepanjang perjalanan tour kami).

PAGE > 1. 2. 3. 4. 5. 6

©2004-2008 Indonesian Pageants

soon!