Wait for our new Blog!

Join the Global Chat!

GLORY'S DIARY DURING MISS TOURISM QUEEN INTERNATIONAL 2007

10 July 2007 - 12 July 2007

Hari ini pukul 5 pagi dan kontestan MTQI berangkat ke Hangzhou dan menetap 2 hari di sana, tapi saya dan roommate saya Zahira (Colombia) diutus ke ChongQing untuk mengikuti konfrensi pers yang diadakan di hotel bintang 5 (Days Hotel & Suites, tempat terselenggaranya pemilihan Miss Beautiful Smile). Saya juga tidak mengerti kenapa hanya kami berdua yang diutus ke sana, tapi saya bersyukur juga karena dengan begitu kami dapat bertemu langsung dengan owner hotel dan masuk di beberapa koran lokal China. Karena itu juga, saya tidak ada di foto opening ceremony (ingat gak,waktu ada yang memuat foto Miss Mexico? dan mengira bahwa itu saya?). Saya tidak bersama mereka juga sewaktu foto bersama menggunakan outfit hijau (ini menjawab pertanyaan teman di IP yang menuliskan pesan “coba cari Glory, seperti mencari jarum di tumpukan jerami” hehe...). Kami hanya lima jam berada di ChongQing, setelah itu menempuh perjalanan udara untuk kembali ke XiTang. Perjalanan menuju ke Shanghai (XiTang) dari ChongQing lumayan jauh, kami baru tiba lagi di hotel pada pukul 00.30 pagi.

 

11 July 2007

Keesokan paginya kami bertemu dengan kontestan yang baru tiba hari itu, Miss Hungary (Kitti), Miss Nicaragua (Xiomara, yang masuk Top 10 Miss Universe 2007) dan Miss Guadeloupe (Laura). Karena semua kontestan sedang berada di Hangzhou hari itu, kamipun mempunyai waktu luang selama 2 hari untuk jalan-jalan di sekitar hotel. Kami berempat (Kitti, Xiomara, Zahira dan saya) pergi ke Kucen (kota tua) menggunakan kendaraan tradisional di sana (san lon ce) seperti becak di Indonesia. Kamipun membeli beberapa souvenir untuk keluarga dan teman-teman. Ternyata kota tua ini pernah menjadi salah satu lokasi syuting Tom Cruise juga (MI-III)... Di sini saya juga belajar beberapa bahasa masyarakat lokal, karena hal tersebut amat penting, selain agar dapat pergi ke suatu tempat dan berbelanja, kita juga dapat lebih mengakrabkan diri dan mengenal budaya sekitar, seperti : Saya mau beli kartu telepon untuk handphone (wo yao yi zhang shou ji chong zhi ka), Berapa harganya? (tuo sau cien?),dll. Saya juga belajar beberapa kata dalam bahasa Spanyol, yang saya dapatkan dari teman-teman Amerika Latin, seperti : Terima kasih (gracias), Apa kabar? (comoestos?), Pagi (dias), Selamat pagi (buenos dias), Selamat siang (buenos taedes), Selamat malam (buenos noches), Ya (si), Teman (amigo), Saya cinta tempat ini (me encanta estelugar), Cantik (precioso,lindo,termoso) dan makanan tradisional Colombia (bandeja palsa). Saya menanyakan hal ini karena siapa tahu suatu saat saya dapat berkunjung ke Colombia.. dan kalau saat itu tiba, saya sudah tahu menu apa yang ingin saya pesan hehe...

 

12 July 2007

Hari ini juga masih “free” karena rombongan kontestan yang lain masih berada di Hangzhou. Xiomara, Kitti, dan Zahira memilih untuk kembali ke Kucen untuk membeli beberapa barang lagi (di sini harga barang-barang memang lebih murah dibandingkan dengan di Indonesia, untuk semangkuk besar mie kami hanya membayar 5 RMB sekitar Rp5000, porsinya benar-benar jumbo, kira-kira bisa untuk makan 3 orang).

 

Sedangkan saya memilih untuk berada di hotel dan bermain pingpong bersama Laura (Guadeloupe) dan jurnalisnya, ternyata sebagian besar kontestan membawa wartawan sendiri untuk meliput kegiatan dan meng”ekspos” mereka di ajang tersebut.

 

13 July 2007

Hari ini seluruh rombongan sudah kembali ke Hotel XiTang, dan hari ini pun kelas koreografi pertama dimulai. Rafael, kareografer asal Poland (namun sudah lama tinggal di Singapore) membagi kami menjadi 3 group, karena latihan bersama dalam waktu yang bersamaan amat tidak mungkin, mengingat jumlah kami yang banyak (108 kontestan). Nama yang diberikan pada setiap group juga unik, Lamborghini, Ferrary, Porche (group saya). Kami belajar koreografi untuk penampilan bikini. Setelah latihan, saya dipindahkan ke kamar Miss Vietnam (Trang, baca: Cang) dan Miss Japan (Masako) karena hotel yang kami tempati tidak menyediakan kamar yang cukup, sehingga untuk hari terakhir di XiTang hotel satu kamar diisi 3 orang (tidak semua juga seh, hanya beberapa saja). Saya juga meminta Trang untuk mengajari saya beberapa kata dalam bahasa Vietnamese, seperti : Pagi (chao buoi sang), Siang (chao buoi chieu), Malam (chao buoi toi), Apa kabar (ban co khoe khong), Berapa harganya? (bao nhieu), lagi-lagi kata favorite yang amat ingin saya ketahui dalam berbagai bahasa adalah berapa harganya... karena Trang bercerita bahwa harga barang-barang di Vietnam amat murah, bahkan lebih murah daripada di China, (sebagai contoh, di China dengan uang 2 RMB kita dapat membeli sebuah gelang sedangkan di Vietnam kita dapat membeli 3 buah gelang). Malam harinya setelah seluruh kegiatan selesai, saya, Masako dan Trang pergi ke kamar Mahima (Miss India) dan Aleksandra (Miss Poland) untuk ngobrol dan berbagi cerita. Ternyata di sana juga ada Kunchhang (Miss Nepal), Vanesha (Miss Mauritius), dan Cecilia (Miss Sweden). Akhirnya pembicaraan seru seputar kegiatan belanja dan kegiatan mereka di Hangzhou pun dimulai... ;p

PAGE > 1. 2. 3. 4. 5. 6

©2004-2008 Indonesian Pageants

soon!