Wait for our new Blog!

Join the Global Chat!

GLORY'S DIARY DURING MISS TOURISM QUEEN INTERNATIONAL 2007

Hi semua… Saya Glory Rosari Oyong, kontestan Miss Tourism Queen International 2007 dari Indonesia, di sini saya mau berbagi cerita seputar kegiatan dan pengalaman yang saya dapatkan selama mengikuti ajang MISS TOURISM QUEEN INTERNATIONAL 2007 di China. Cerita berikut ini saya tuliskan sama seperti catatan harian yang saya buat selama karantina. Sebelumnya saya mau minta maaf karena tidak bisa mengirimkan kabar selama saya berada di sana, karena kegiatan yang begitu padat (fuuuih!!), tapi semoga melalui catatan harian ini, teman-teman semua yang mengikuti perkembangan kabar saya di forum IP bisa terpuaskan. Saya juga mengucapkan terima kasih buat teman-teman di IP yang sudah mendukung saya, dan memberi masukan kepada saya, karena dukungan kalian (terutama yang saya dengar dari mas Nur (IP) melalui sms, menjadi kekuatan dan motifasi saya untuk terus maju membawa nama Indonesia untuk menjadi yang terbaik...

 

6 July 2007

Hari Jum’at malam tepatnya pukul 22.00 waktu Singapore, saya sudah berada di airport untuk perjalanan ke shanghai. Malam itu saya berangkat bersama Miss Singapore (Naazrina). Perkenalan pertama dengan Naaz benar-benar berkesan karena selain ramah, dia juga senang bercerita. Perjalanan 4,5 jam menuju ke shanghai pun tak terasa jauh.

 

7 July 2007

Kami tiba di Shanghai pada pukul 6.30 waktu China, tapi kami tidak bisa langsung berangkat karena masih harus menunggu beberapa kontestan yang juga tiba hari itu, namun di waktu yang berbeda. Akhirnya setelah 1,5 jam menuggu, kontestan berikutnya yang tiba adalah Miss Finland (Ulla), setelah berkenalan, kamipun melanjutkan pembicaraan. Ternyata Ulla baru berusia 18 tahun!! Dia bercerita bahwa di negaranya banyak gadis yang ingin memiliki kulit coklat(tanned), hmm... kalau dipikir-pikir banyak banget wanita Indonesia yang ingin memiliki kulit putih seperti mereka..(hehe).. 30 menit kemudian Miss France (Sasha, panggilan akrab Alexandra) dan Miss French Antilles (Vanessa) pun tiba dan bergabung dengan kami, mereka tidak begitu fasih berkomunikasi dengan bahasa Inggris jadi pembicaraan pun mulai didominasi oleh bahasa Perancis. Tidak lama Miss Colombia (Zahira) Miss Gibraltar (Emma), Miss Iceland (Helga) dan beberapa kontestan lainnya datang, dan kamipun siap barangkat menuju kota XiTang. Setelah sampai di XiTang Hotel, kami semua langsung mempersiapkan diri untuk photoshoot (menggunakan national costume).

 

Selama kegiatan ini berlangsung banyak juga kontestan yang curi-curi waktu untuk mengabadikan moment ini dengan handycam atau kamera, seperti Sasha (France) yang meminta hampir seluruh kontestan untuk mengatakan sesuatu untuk di abadikan di handycam-nya (padahal kami sudah di wanti-wanti untuk tidak membawa kamera ketika ada kegiatan outdoor (takut ada yang kececer...) ;p

 

8 July 2007

Hari ini beberapa kontestan baru tiba di hotel XiTang, sekarang sudah ada sekitar 40 kontestan. Memang tidak semua kontestan yang tiba pada hari pertama (tgl. 7) karena panitia menyiapkan waktu dari tanggal 7 hingga 9 July untuk menunggu kontestan lain datang dari negara mereka masing-masing. Hari ini kontestan yang datang pada hari pertama mengikuti pengambilan video oleh Henan TV (kami mengucapkan beberapa kata dalam bahasa China, seperti : Henan, Wo Ai Ni, dll) tidak sedikit kontestan yang sulit melafalkan kata-kata dalam bahasa china, padahal kata-katanya lumayan mudah dan kami diberi waktu untuk mengucapkannya berkali-kali sebelum pengambilan video dimulai.

 

9 July 2007

Tidak banyak yang kami lakukan hari ini, karena masih menunggu beberapa kontestan yang belum sampai di China (ada yang harus menempuh 12 jam perjalanan dari negara mereka menuju ke China), jadi saya dan teman-teman yang sudah melakukan pengambilan foto dihari pertama dapat menikmati “freetime”. Malamnya kami dikumpulkan bersama, untuk saling memperkenalkan diri (dimulai dari panitia acara, kemudian kontestan satu persatu). Pertama kali, amat sulit untuk menghafalkan nama mereka, namun seiring dengan berjalannya waktu sekarang saya sudah hafal sebagian besar dari nama mereka ^^. Malam itu kamipun diberitahu peraturan selama kegiatan berlangsung (seperti harus selalu tepat waktu, tidak terpisah dengan rombongan selama tour, tidak sembarangan menerima ajakan foto dari masyarakat lokal (karena dari pengalaman, banyak kontestan yang dirangkul sewaktu pengambilan foto), pembagian baju sponsor, dan jadwal kegiatan harian.

 

Ssssttt... ternyata ada dewan juri yang sudah berada sejak hari pertama bersama dengan kami selama karantina, jam makan, dan kegiatan lainnya! Namun waktu itu beliau hanya memperkenalkan diri sebagai salah satu panitia,(saya mengetahui hal ini sebab saya terlebih dahulu membuka web MTQI dan mempelajari latar belakang semua dewan juri...hehe... jadi saya sudah hafal semua muka mereka). Ternyata ini salah satu strategi mereka untuk dapat mengenal karakter kontestan secara real, begitu juga dengan wartawan dari globalbeauties yang selalu menulis tentang segala peristiwa yang terjadi di “belakang” kontes... temen-temen bisa lihat di backstagepass (www.globalbeauties.com) Oiya, saran dari Mas Nur(IP) untuk pintar-pintar mencari posisi sewaktu ada pengambilan foto memang berguna banget, soalnya dengan begitu selain gambar kita dapat dilihat oleh banyak orang yang mengikuti berita tentang ajang ini, bagi saya amat berguna karena orang tua saya yang tidak dapat hadir di ajang ini dapat melepas rindu dengan melihat foto saya yang terpampang..hehe.. Tapi tetap harus sopan dan tidak asal menyerobot barisan lho! Caranya kita harus gesit di moment-moment sebelum ada instruksi untuk pengambilan foto, jadi kita duluan yang mencari posisi bukan “nyalip” diantara barisan yang sudah ada.

PAGE > 1. 2. 3. 4. 5. 6

©2004-2008 Indonesian Pageants

soon!